Minggu, 09 Januari 2011

PEMPROSESAN ALAT / INSTRUMENT

PENGERTIAN DAN TUJUAN
Pemprosesan alat adalah proses pencegahan infeksi dasar pada alat-alat praktek kebidanan.
Tujuannya : untuk menurunkan transmisi penyakit dan pencegahan infeksi pada alat-alat / instrumen.
3 Langkah Pokok Dalam Pemprosesan Alat
Ø  Dekontaminasi
Ø  Pencucian dan pembilasan
Ø  Desinfikasi tingkat tinggi atau sterilisasi
DEKONTAMINASI ALAT
n  Definisi  :
Ø  langkah pertama menangani peralatan, perlengkapan, sarung tangan dan benda-benda lainnya yang terkontaminasi.
  •  Produk-produk Dekontaminasi :
Ø  Larutan klorin 0,5 %-0,1 %
Ø  Etil 70 %
Ø  Bahan fenolik atau karbol 0,5 % - 3 %
Cara-cara membuat larutan klorin
n  Caramembuat larutan klorin 0,5 % :
v  Tambahkan 1 larutan pemutih (bayelin) kedalam 9 bagian air (1:9)
n  Cara membuat larutan klorin 0,1 % :
v  Tambahkan 1 bagian larutan pemutih (bayclin) kedalam 49 bagian air (1:49)
Cara-cara Dekontaminasi :
1.    lakukan dekontaminasi terhadap alat-alat dengan cara merendamnya dengan larutan desifektan (klorin 0,5 %) selama 10 menit. langkah ini dapat membunuh virus hepatitis B dan AIDS.
2.    Jangan merendam instrument logam yang berlapis elektron(artinya tidak 100 % baja tahan gores)meski dalam air biasa selama beberapa jam karena akan berkarat.
3.    Setelah dekontaminasi instrumen harus segera dicuci dengan air dingin untuk menghilangkan bahan organik sebelum dibersihkan secara menyeluruh.
4.    Jarum habis pakai da semprit harus diletakkan dalam wadah yang baik untuk dikubur.
5.    Apabila akan digunakan kembali maka jarum dan semprit harus dibersihkan dan dicuci secara menyeluruh setelah dekontaminasi.
6.    Sekali instrumen atau benda lainnya telah didekontaminasi maka selanjutnya di proses dengan aman.
PENCUCIAN DAN PEMBILASAN
n  Defenisi :
            Pencucian adalah : cara paling efektif untuk menghilangkan sebagian besar mikroorganisme pada peralatan / instrument yang kotor atau yang sudah digunakan.
Ø  Perlengkapan / bahan-bahan untuk mencuci peralatan.             
  1. Wadah plastik atau baja anti karat.
  2. Sarung tangan karet yang tebal atau sarung tangan rumah tangga dari lateks.
  3. Sikat halus ( boleh menggunakan sikat gigi )
  4. Tabung suntik
  5. Air bersih
  6. Sabun deterjen.
n  Kegunaan Pencucian :
Ø  Sebagai cara efektif untuk mengurangi jumlah mikroorganisme terutama endospora yang menyebabkan tetanus pada peralatan dan instrument tercemar.
Ø  Sebagai langkah awal,sebelum instrument di sterilisasi atau desinfikasi tingkat tinggi (DTT) yang efektif tanpa harus melakukan pencucian terlebih dahulu (Porter,1987). 
Tahap-tahap Pencucian dan pembilasan
  1. Ambil peralatan bekas pakai sarung tangan karet yang tebal pada ketua tangan.
  2. Pakai yang sudah di dekontaminasi ( hati-hati bila memegang peralatan yang tajam seperti gunting dan jarum jari )
  3. Agar tidak merusak benda yang terbuat dari plastik atau karet, jangan dicuci segera bersamaan dengan peralatan yang terbuat dari logam.
4.         Cuci setiap benda tajam secara terpisah dan hati-hati :
*      Gunakan sikat dengan air dan sabun untuk menghilangkan sisa darah dan kotoran.
*      Buka engsel gunting dan klem
*      Sikat dengan saksama terutama dibagian sambungan dan pojok peralatan.
*      Pastikan tidak ada sisa darah dan kotoran yang tertinggal pada perlatan.
*      Cuci setiap benda sedikitnya tiga kali atau lebih jika diperlukan dengan air dan sabun atau diterjen.
*      Bilas benda-benda tersebut dengan air bersih.
4.    Ulangi prosedur tersebut pada benda-benda lain.
  1. Jika peralatan akan  di densifiksikan tingkat tinggi secara kimiawi(misalakan dalam larutan klorin  0,5% tempatkan peralatan dalam wadah  yang bersih  dan biarkan  kering sebelum memulai proses DTT.karena peralatan yang masih basah akan  mengencerkan larutan  kimia dan membuat larutan menjadi kurang efektif
  2. Peralatan yang akan di desinfeksi tingkat tinggi dengan cara dikukus atau direbus atau distrelisasi di dalam otoktaf atau oven panas kering,tidak usah dikeringkan sebekum proses DTT atau distrilisasi di mulai.
  3. Selagi masih memakai  sarung tangan ,cuci sarung tangan dengan air dan sabun dan kemudian bilas secara saksama dengan menggunakan air bersih .
  4. Gantungkan sarung tangan dan biarkan dengan cara di angin-anginkan
Tips-tips Pencucian dan pembilasan
1.      Gunakan sarung tangan saat membersihkan instrumen  dan peralatan
  1.   Gunakan pelindung mata (Plastik, pelindung muka, atau kaca mata) dan rok plastik jika ada ,saat membersihkan alat untuk meniminalkan risiko cipratan cairan  yang terkontaminasi pada mata  dan badan.
DESIFIKASI TINGKAT TINGGI DAN STERILISASI
n  Defenisi :                                
     suatu tindakan untuk membunuh kuman pada benda atau alat dengan cara merebus dan meredam dengan larutan  desifiktan .
Tujuan :
            . Untuk menghindar penularan
            . Supaya alat siap untuk dipakai dan tetap  terpelihara sehingga tahan lama

Dilakukan pada semua alat –alat  kebidanan dan kedokteran
DTT dilakukan dengan cara:
1)    Meredam dengan  larutan desifektan dalam panci rebus
2)    Lakukan persiapan:
    - alat-alat dibersihkan
    - sediakan sabun, sikat halus, lap kering, larutan desifektan, panci.
PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN
n  Alat –alat yng sudah siap dipakai direndam dengan  klorin 0,5%  selama 10  menit bersihkan alat-alat tersebut dengan sabun dan disikat  sampai bersih ,masukkan  dalam panic dan pastikan  semua permukaan alat dalam panic perebus tetutup,terendam air dengan tinggi permukaan alat 2,5% cm diatas  permukaan alat .
n  Rebus alat atau benda selama 20 menit yang dihitung sejak air mendidih .angka alat ( benda yang  sudah direbus dibiarakan mengering  pada daerah yang  bersih )alat  yang sudah di DTT harus digunakan untuk disiman  dalam wadah tertentu.
PERHATIAN:jangan melakukan DTT terhadap jarum ,spolt,dan skaipel.peralatan yang sudah di DTT dapat disimpan  sampai dengan satu minggu.
STERILISASI
DEFENISI: merupakan upaya pembunuhuhan atau penghancuran semua bentuk kehidupan mikroba yang dilakukan dirumah sakit melalui proses fisik
PERSIAPAN:
1)    ALAT –ALAT YANG AKAN DIBERSIHKAN
2)    Sabun
3)    Sikat halus
4)    Lap kering
5)    Larutan desinfektan
6)    Sterilisator
CARA KERJA :
-          Alat –alat yan sudah digunakan direndam dalam larutan klorin 0,5 % selama 15 menit
-          Cuci dengan sa1bun dan bilas  d bawah air  mengalir  untuk membuang kotoran yang melekat
-          Keringkan dengan lap bersih dan bungkus  dengan kain bersih
-          Masukan dalam sterilisator dan bungkus dengan kain bersih
-          Masukan dalam sterilisator selama 20 menit  dengan temperature 121 derajat celcius (250 derajat farenhet)tekanan harus  10%
-          Biarkan sampai strelisator cukup dingin
-          Buka penutup agar uapanya keluar dan biarkan bungkusan mengering baru diangkat.




2 komentar: